[Ask] Kesepakatan penamaan kota

Hi wazers Indonesia …

Sesuai judul, bagaimana kesepakatan penamaan kota ? Hanya kota saja atau ada penambahan kecamatan di depan ? … misal: Tangerang Selatan atau Pondok Aren, Tangerang Selatan ?

TIA,

Atau kota kecamatannya aja, jadi Pondok Aren saja.

Jadi pilihannya

  • Kecamatan
  • Kecamatan, Kabupaten
  • Kabupaten

Kalo saya condong ke langsung nama kecamatan saja, lebih ringkas.

Thx masukan-nya …
ditunggu yg lain … atau mungkin memang udah ada kesepakatan yg fix dari Wazers Indonesia

Hi,… all para wazer tq! usulan ini bener2 bermanfaat saya juga minta tolong yang punya Group CitraRaya Cikupa, tolong donk bantuan para Wazer di daerah sana juga buatin sampai jalan2 dipelosok2nya, sebagian sih saya sudah buat tapi kayaknya kurang

Tq, usul dan manfaat yg berguna sekali!

Dear All…

Penamaan kolom “City” pada waze tidak dibatasi pada penamaan dengan “Kota” saja.

Penamaan tersebut dapat menggunakan kecamatan/desa, kabupaten/kotamadya ataupun Kota. Jika terdapat duplikat dan diperlukan penulisan dua daerah pada kolom city, tidak disarankan untuk menambahkan tanda koma “,” pada penamaan kota tersebut. Yang digunakan adalah tanda kurung buka dan tutup “b[/b]” setelahnya. Penamaan dengan format seperti ini digunakan oleh semua editor waze di negara-negara lain, baik negara berbentuk Federal/Serikat maupun negara yang berbentuk Kesatuan.

Sering terjadi kasus penamaan kota terjadi duplikasi nama daerah satu dengan yang lainnya dengan lokasi yang cukup berjauhan, seperti contoh Martapura, terdapat di pulau Sumatera dan Kalimantan. Otomat waze pada WME biasanya akan melarang penulisan nama kota yang sama jika lokasi tersebut dirasa cukup berjauhan. Ini untuk menghindari terjadinya “nudge” -berbentuk polygon- antar “city” pada client waze map.
Jika terjadi situasi seperti ini daerah (kecamatan/kabupaten/kota) tersebut bisa ditambah dengan menggunakan tanda kurung, dimana dalam tanda kurung tersebut merupakan level daerah yang lebih tinggi diatasnya sampai dengan (maksimal) level Propinsi. Contoh: Ketapang (Lampung) atau Martapura (Kalimantan Selatan). Penamaan kota (jika terjadi kasus penamaan “city” yang sama) juga disarankan hanya maksimal 2 level daerah saja. Tidak disarankan menempatkan/mengisi lebih dari 2 daerah pada kolom city contoh: Cengkareng, Tangerang, Banten atau Cengkareng, Tangerang (Banten) dll. Cukup dengan Cengkareng atau Tangerang saja.

Jika terdapat situasi satu kabupaten/kota dimana terjadi wilayah yang berada dalam satu administrasi tapi letaknya cukup berjauhan, misalnya berbeda pulau, dibatasi oleh selat/laut dll, bisa ditambahkan kota/kabupaten/propinsi setelahnya.
contoh : Pulau Nusa Penida yang termasuk dalam administrasi kabupaten Klungkung Bali, bisa diisi dengan: Nusa Penida (Klungkung) https://world.waze.com/editor/?zoom=0&lat=-8.66&lon=115.44633&layers=BFTFFTTTTTTTFTFTFTFTTTTFT

Penamaan kolom “City” dengan level Propinsi/Negara Bagian secara berdiri sendiri (standalone) saja, juga tidak disarankan, hanya untuk penambahan (jika perlu) dalam tanda kurung saja, yang didahului oleh kecamatan,kota atau kabupaten didepannya.

Pengisian kolom dengan level Negara, baik secara berdiri sendiri ataupun berada dalam tanda kurung juga tidak disarankan, sekalipun lokasi tersebut berbatasan antar wilayah negara,
Jika ingin mengisi kolom city pada wilayah NKRI yang kebetulan berbatasan dengan Negara Singapura, Malaysia, Papua Nugini dan Timor Leste, tidak perlu ditambahkan “Indonesia” pada kolom city tersebut, cukup dengan level Propinsi -yang didahului dengan daerah dibawahnya- saja. https://world.waze.com/editor/?zoom=0&lat=4.15065&lon=117.75282&layers=BFTFFTTTTTTTFTFTFTFTTTTFT

semoga membantu…

trev

1 Like

Thx Trev, untuk klarifikasinya …

Makasi Trev penjelasannya.

Pertama dapet Waze hampir 2 minggu yg lalu tanpa babibu langsung buka WME, bangun jalan sana bangun jalan sini, macam pemborong kawakan saja. Sampe keponakan 4 tahun “dipaksa” nemenin muter sana muter sini :lol: . asal jadi asal bikin. termasuk nama city. Baru deh giliran buka wiki dan forum, UPS!! ternyata… tidak sesuai ma tender proyek! :lol: :lol: :lol:

Ane bikin nama city (di sebagian daerah bangkalan madura) dengan format nama_kecamatan, kabupaten, propinsi (Ya, pake koma) dan sekarang semua nongol lengkap di WME. Haddeh, memang jelek kelihatannya.

So sementara ini ane edit lagi deh satu-satu kolom city di tiap jalan yang dah ane bangun. Tapi mungkin karena masih ada ruas jalan yang lolos dari editan, nama city dengan format awal (yang ane bikin pake koma) masih ada. Trev, bener gak pikiran ane? kalau kita ingin nama city yang muncul di WME cukup kecamatan saja atau dengan kabupaten dalam tanda kurung untuk mengganti format yang tidak sesuai tender tadi ( :mrgreen: ), kita bisa lakukan dengan edit kolom city di tiap ruas jalannya?.

makasi…