Jangan record new road

Seperti yang Waze-nya sendiri bilang, nge-record new road di daerah yang udah ada jalanannya bakal berpotensi ngebikin jalanan-jalanan baru yang terpotong-potong. Malah bikin ribet para tukang edit peta.

Tanpa harus record new road sebetulnya kan data perjalanan kita tetep terkirim ke Waze, yang pada saat tertentu (atau setelah melewati parameter-parameter tertentu) data perjalanan kita tersebut bakal berubah menjadi unknown/unnamed road.

Saya benar apa salah?

:mrgreen:

Bener, tapi juga berpotensi tukang edit peta dapat poin nge-delete jalan yg kepotong-potong kali ya :mrgreen:

Saya malah supaya tidak repot, kalau ada rencana bakal lewat daerah yg belum ada peta jalannya maka sejak awal start sudah pencet ‘buldozer’ dan baru pencet lagi (off) setelah sampai. Supaya gak repot pencet saja waktu nyetir.

> tukang edit peta dapat poin

Btw, saya sempat baca kalau Wazers itu terbagi 2; map editor dan driver.

Yang map editor mengeluh karena “udah capek ngedit peta”, “lebih berguna bagi Waze”, tapi kalah poin sama driver. Terutama para supir truk. :lol:

hehe dan sopir taxi juga :lol:
saya masih fresh jd belum bosan, sempat ngedit di beberapa kota yg belum ada Area Manager, seperti di Palembang (Jembatan Ampera), Surabaya (beberapa jalan besar dan tol), Makassar (beberapa jalan dan tol), Bali (beberapa jalan), Banjarmasin, serta nambahkan nama2 kota yang belum muncul seperti Banjarmasin, Kuta, Tuban (Bali), Nusa Dua, Pangkajene (Sulsel).

Sejauh ini poin saya jadi tertinggi mingguan karena jalan2 baru di kota saya dan permen2 ungu :slight_smile:

Daripada ‘pave new road’ lebih baik jalan biasa saja. Setelah perjalanan nanti bisa dilihat di world.waze.com/editor/ (tab Drives) hasil jalan-jalannya. (Note: muncul di My Drive-nya kadang perlu nunggu barang sehari :expressionless: )

Kalau kita lewat jalan yang baru (tidak ada di peta sebelumnya) akan diwarnai berbeda color=#FF0000[/color]. Lalu segmen baru itu bisa kita klik dan pilih “create new road”. Jangan lupa routing diatur supaya nyambung… :!:

Kecuali… memang kita mau jalan ke terra incognita. Where no wazer have gone before. :mrgreen:

Caranya tap pilihan apa ya biar bisa buldozer?

oh ini ada …udah nemu hehee
http://www.waze.com/wiki/Tips_and_Tricks#How_to_pave_a_road.3F

Hi…, salam kenal semuanya.
saya coba find location atau street di kota yang sama (Pekanbaru, Jambi atau Padang),
lalu pada monitor muncul message seperti yang tertulis “calculating route, please wait…”
Namun selalu tampil message “Uh-oh! could not find a route”
ada yang bisa bantu solusinya…?

Thank’s

Hi Leo, selamat bergabung!

Ada kalanya search engine di Waze sukar memilah hasil pencarian karena adanya persamaan penulisan nama jalan. Boleh dikirimkan contoh nama jalan yang Anda cari sebelumnya? Kita coba tes bersama-sama. Cara lain yang baik dilakukan adalah langsung browsing di petanya sendiri, kemudian klik agak lama di segmen jalan yang Anda ingin capai. Nanti keluar pop up message yang dapat anda tap lalu pilihan Go. Semoga hal ini dapat membantu.

Ride On!

Helo bunliong, salam kenal. Pendaftaran mudah dilakukan, apakah Anda sudah sign in akun Waze di aplikasi? Jika sudah, silahkan masukkan username yang sama saat Anda masuk di http://www.waze.com. Sebelum Anda mulai menyunting peta, saya sarankan untuk membaca2 dahulu info dari waze wiki tentang bagaimana cara2 terbaik menyunting peta di Waze. Untuk lebih mudahnya saya sertakan tautan2 yang sekiranya berguna:

Untuk masuk ke layer map editing, silahkan masuk ke https://www.waze.com/editor/. Anda bisa pilih play mode dahulu untuk mencoba2. Bookmark alamat di atas untuk penyuntingan berikut.

Banyak bantuan yang digunakan via support features di waze.com, dan juga di forum2. Sering2 browsing pada topik2 yang sudah timbul di forum dan jangan sungkan bertanya untuk menambah pengetahuan kita tentang editing. Selamat bergabung!