wazers,
Reminder aja, untuk kompleks perumahan dan kompleks ruko, JANGAN membuat landmark/petanda untuk kompleks perumahan tersebut. Tapi berikanlah nama kompleks tersebut di jalan utamanya, jika ada (biasanya Primary Street).
Akhir-akhir ini banyak sekali editors yang menggunakan landmark untuk menandakan sebuah blok/cluster. Lebih parahnya, landmark-landmark tersebut hanya dinamakan “Blok A,” “Blok B.” Bayangkan anda menjadi pengguna waze app di tengah jalan yang sibuk, dan anda harus mencari alamat yang ada di cluster itu. Tidak akan ada match dari waze karena alamatnya tidak lengkap.
Jika ada wazers yang menemukan landmark-landmark kompleks perumahan, jika jalan-jalan perumahan tersebut sudah terpetakan, tolong dihapus landmarknya. Jika kompleks tersebut TIDAK ada namanya, tetap hapus landmarknya, dan tambahkan nama jalannya seperti yang sudah saya tulis di atas.
Berikut contoh sebuah kluster/kompleks yang TIDAK ada nama jalannya, tetapi wazers tetap bisa mencari kluster tersebut, karena nama klusternya sudah tertulis di jalan masuk/utama ke kluster tersebut: Contoh Kluster/Kompleks
1 Like
Bagaimana dengan perumahan yang skalanya kecil dan tidak ada jalan utamanya? (Contoh: Perumahan Bumi Pamulang Asri - Kompleks Departemen Agama Bambu Apus), apakah tetap perlu dihapus landmark-nya atau dibiarkan saja?
https://www.waze.com/editor/?env=row&lon=106.73083&lat=-6.32814&layers=933&zoom=7
(Jika memang harus dibiarkan saja, saya harus pasang kembali landmark menyesuaikan dengan live map saat ini :))
https://www.waze.com/livemap?lon=106.73063&lat=-6.32828&zoom=17
Lebih baik nama perumahan diberikan di jalan masuk perumahan tersebut agar lebih ringkas dan mudah dicarinya. Terima kasih.
Oke, Om. Beberapa sudah saya aplikasikan dengan menambahkan nama perumahan di jalan masuknya.
Oia, boleh minta tanggapannya untuk ini? Bingung mau diposting di mana, jadinya dimasukkan ke thread yang ada di link ini 
https://www.waze.com/forum/viewtopic.php?p=836813#p836813
Topik Dirt Road sudah dijawab yah. Cek original threadnya.
Sorry, Mas Kuki, saya baru baca ini. Akan saya hapus yang kemarin-kemarin sudah saya buat.
Tapi dalam pencarian rumah tertentu, untuk di Semarang memang agak repot, karena belakangan perumahan tidak lagi diberi nama-nama jalan, tetapi hanya berupa blok dan nomor rumah.
He he he… sudah dihapus ya, Mas. Terima kasih.
Mohon izin mengedit ini
https://www.waze.com/editor/?env=row&lon=110.42704&lat=-7.09216&layers=37&zoom=7&segments=260676126
Jalan ini diportal dan kalaupun dibuka memang hanya searah ke dalam perumahan. Keluar hanya boleh lewat jalan utama. Untuk alasan keamanan pastinya. Nama kedua jalan utama juga sudah saya kasih di perumahan ini.
Terima kasih sekali lagi, Mas.
Terima kasih atas informasinya, mohon untuk Semarang bisa di cek jalur dan Turn Restriction yang berlaku. Jika ada informasi lebih lanjut bisa dilanjutkan di forum tersendiri.