Masih Bingung: START dari mana?

HALLO:
Saya masih bingung, kalau posting, mestinya ke mana?!
Mudah-mudahan ini tempat yang diizinkan.

Ada yang dapat menolong memberitahu, apa yang mesti dibaca
untuk menjadi “map editor”? Apakah cukup dengan petunjuk2
di Youtube.

Mana dulu yang dibaca? Blog, Wiki, atau Forum?
Mohon ada yang memberikan petunjuk untuk STARTERnya STARTER page?!

Terimakasih

RMS

Selamat bergabung di forum waze editor masbro…
Salam kenal, saya hardian_n
Untuk posting, memang Anda sudah benar. Di forum Indonesia.
Untuk memulainya, silahkan anda baca-baca pertama tentang editing road, penentuan sudut persimpangan, turn restriction dll.
Anda juga bisa baca-baca mengenai tipe-tipe jalan yang bisa dibuat.
Untuk road editing, anda juga bisa bertanya di forum pembahasan road editing
Apabila anda ada waktu, silahkan baca-baca wiki waze Indonesia.
Demikian sedikit masukan dari saya. Terimakasih

hardian_n

halo rms,
salam kenal dan selamat bergabung.

kalo menanyakan starter-nya starter page
silakan baca wiki WME welcome page.

semoga membantu.

salam,
pollea

Terimakasih: saya akan mencoba untuk mencerna tulisan-tulisan tersebut…
Wah, rupanya jauh lebih rumit dari pada “demo” yang di YouTube…
Pada dasarnya, saya tertarik pada beberapa hal:

  1. setiap hari biasanya saya lewat arteri (Simatupang/Kartini, DKI), namun waze menyangka saya lewat TOL JORR.
  2. kadang-kadang waze merekomendasikan jalan tikus/permukiman/satu jalur tapi dua arah yang sulit untuk berpapasan.
  3. setiap hari lewat jalan berlubang itu-itu juga (dan tambah parah), apakah harus melapor berkali-kali?
  4. alamat rumah yang menggunakan Blok (bukan nomor rumah), penggunaan RT/RW, dan nomor rumah yang menggunakan huruf
  5. jalan yang tutup setelah larut malam.
  6. jalan pemukiman yang ditutup secara permanen
  7. nama jalan: ada yang “resmi”, ada nick-name yang lebih terkenal, ada nama lama, ada nama baru, ada nama jalan yang namakan berbeda (tergantung datang dari arah mana).

Mungkin saya perlu beberapa minggu untuk memahami cara penanggulangan problem tersebut…
Sampai jumpa.

RMS

Saya coba memberi solusi ya mas…

  1. Kalo itu tergantung presisi gps di gadget mas…
  2. Kalo jalan tikus dan sulit berpaspasan, bisa diakali dengan merubah tipe jalan mas… Kalo mobil bisa masuk, bisa dirubah ke private road di jalan masuknya. Kalo mobil nggak muat, bisa dirubah menjadi dirt road.
  3. Wah… Itu harus melapor ke dikhub mas… Hehehe
  4. Untuk saat ini, nomer rumah baru bisa angka masbro… Namun seandainya jalan di depan rumah itu kanan kirinya memiliki nomer rumah blok yang sama, bisa diakali nama jalan dijadikan nama blok, sebagai alternate names.
  5. Kalo jalan tutup pada malam, bisa diberikan TBR (time based restiction)
  6. Pada simpangan tersebut, TR (turn restriction) dibuat merah, dan di lock setinghi-tinghinya yang anda bisa
  7. Nama jalan nggak resmi, bisa dijadikan alternate name mas. Jadi user ketika search masih bisa menemukan nama jalan itu.

Demikian mas… Jika ada yang masih belum jelas, silahkan bertanya, kami akan coba membantu. Kita jadikan peta waze lebih baik.

Terima kasih

hardian_n

Terimakasih banyak atas pencerahannya.
Kalau membaca sendiri, mungkin perlu waktu jauh lebih lama!
Masalah yang terkait dengan no 2,5,6,7 mungkin dibuat threat terpisah.

Mengenai masalah no 3 maksudnya; apakah ada fasilitas untuk melaporkan
bahwa ada lubang / kerusakan jalan permanen pada sebuah segmen.
Biasanya, baru akan ada perbaikan dalam beberapa minggu / bulan kemudian.
Jadi, akan selalu akan ada tanda hazard / pothole pada peta.

Eh, ada jawaban di https://www.waze.com/forum/viewtopic.php?f=421&t=134032

Nah betul… Itu dia… Hehehe…