saya mau saran untuk jalan yang terdapat u-turn sebaiknya kita memakai bow-tie junction daripada H-type junction. untuk perbedaannya lihat di picture berikut :
ini adalah bow tie junction
dan ini H-type junction
apa yang membedakan antara bow tie dan H-type?
secara visual memang H-type terlihat lebih rapi dari pada bowtie, akan tetapi pada banyak kasus persimpangan dalam bentuk H-type, engine waze gagal dalam menentukan H-type tersebut sebagai routing yang benar. berbeda dengan tipe bow tie, yang memang lebih simple sehingga engine waze dapat dengan mudah menganggap persimpangan tersebut sebagai u-turn.
kembali seperti saya sebutkan pertama, memang dengan bow tie, jalan terlihat tidak rapi, seperti jalan tersebut melebar dan menyempit, tetapi jelas engine waze akan lebih akurat menentukan touring terbaik untuk navigate.
bukannya memang ekspetasi kita memakai aplikasi waze ini adalah untuk itu?
Salam kenal juga. Saya setuju dengan pendapat Anda, tetapi ada beberapa kondisi tertentu yang hendaknya perlu dipertimbangkan:
U-turn bowtie dibuat pada hanya jalan yang jarak splitnya pendek. Patokannya kalau peta di zoom out sampai skala 100m/200 ft, jarak antara kedua road segment kurang dari 2mm (terlihat tidak ada gap antara dua jalan dengan skala zoom tsb).
Ujung jalan yang akan disambung bow tie harus mempunyai sudut kurang dari 20 derajat. Ini memang detil, tapi sebaiknya dilakukan untuk menghindari perintah navigasi berucap âkeep rightâ lalu âkeep leftâ untuk routing jalan lurus yang melewati bow tie tsb.
Bahwa sebetulnya jalan2 split tsb lebih baik dijadikan 1 segmen saja dan menggunakan perintah turn WME yang sudah ada di setiap ujung node. Tapi kalau hal ini dilakukan akan banyak terjadi routing yang tidak bisa dilakukan (error) di banyak jalan utama. Jadi dihindari dahulu melakukan unsplit road secara massive.
Bagaimana dengan pendapat rekan2 lain? Thx
Tambahan: ada 2 script yang saya kira sangat berguna kalau kita ingin menyunting u-turn dengan model bow tie ini, pertama WME Junction Angle Info dan WME Route Tester. Bisa dilihat dari wiki page berikut: https://www.waze.com/wiki/Community_Plugins,_Extensions_and_Tools . Semoga membantu.
Mungkin menambahkan sedikit. Ada yang luput dari perhatian kita pada saat membuat U-Turn adalah ketentuan panjang jalan tersebut (length pada WME) minimal 15 meter agar bisa dipergunakan routing, meskipun kondisi riilnya mungkin hanya 3 meter.
Dan ada baiknya U-Turn tersebut diberikan nama sesuai jalan utama, atau cukup âU-Turnâ untuk membantu navigasi pengguna selama berkendara.
Berikut ini referensi dari Waze Editing Resources mengenai pembuatan U-Turn:
Sayangnya banyak sekali ditemukan U-Turn yg belum memenuhi kriteria diatas namun dalam posisi âlockedâ oleh Editor yg lebih tinggi. Mungkin baiknya kita standarkan ke min. level 2 atau 3.
Mengenai perbandingan H-Type dgn Bow-tie sbg solusi U-Turn pada ruas jalan yg memiliki median, rasanya lebih nyaman menggunakan H-Type karena praktis pengendara dapat mengetahui adanya U-Turn dalam beberapa ratus meter ke depan, baik melalui voice prompt ataupun route info (street name) pada layar.
Sedangkan Bow-tie secara fungsi memang baik, namun secara visual kelemahannya ia kurang mampu menampilkan U-Turn dengan jelas karena tak bisa diimbuhkan street name, dan tampilan mapnya yg cukup membingungkan: