Saat ini salah satu proyek yang sedang dilakukan editors Waze Indonesia adalah menamakan kota-kota supaya lebih spesifik ke daerah kecamatan.
Kesepakatan yang berlaku adalah untuk Kota-kota besar seperti Jakarta, penamaan sampai kecamatan TIDAK diperlukan. Tetapi untuk kabupaten, boleh dilakukan.
Tetapi, beberapa hari ini tim Champs menemukan berbagai masalah, yang terbesar adalah 2 di bawah ini (permalink tidak diberikan untuk kedua contoh di bawah ini. Snapshot diambil jam 16:30 sore ini):
Kota-kota yang SUDAH ada, tetapi tetap dibuat kota baru, membuat overlapping data. Dalam kasus ini, editors membuat “Cibinong (Bogor)”, padahal “Cibinong” sudah ada sejak lama.
Pengeditan yang tidak lengkap. Dalam kasus ini, ada 3 kota bersebelahan. Bahkan yang lebih parah, “Jatisampurna” adalah bagian dari “Bekasi,” tetapi Bekasi tetap ada!
Untuk menghindarkan masalah-masalah di atas yang akan merusak integritas peta, berikut beberapa tips dan tricks yang editors bisa pakai:
Buat dahulu batas Kecamatan dengan menggunakan tipe jalan “Runway/Taxiway” supaya tidak mengganggu routing. Atau gunakan script Street-to-River Plus. Jangan gunakan tipe jalan lain. Kami melihat ada yang menggunakan “Ramps” dan sebagainya.
Kuncilah batas kecamatan dengan Level tertinggi. Jika anda memerlukan bantuan, klik di sini untuk meminta bantuan Champs.
Gunakan WME Color Highlighters seperti snapshot di atas. Script ini adalah pembantu terbaik anda saat penamaan peta
PLACES! PLACES! PLACES! Jangan lupa mengupdate places juga saat penamaan peta. Banyak sekali masalah dimana segment2 jalan sudah selesai, tetapi places tidak diupdate sama sekali.
Jika anda menggunakan Toolbox, gunakan pilihan “In Screen” di Segment Selector untuk membantu anda.
Jika ada editors yang terus-menerus merusak integritas peta, Champs tidak akan segan untuk memblok akses editors tersebut, setinggi apapun editor level mereka.
Jika anda memerlukan bantuan dalam hal ini, anda bisa PM salah satu champs seperti link di atas.
Dear all, saya ingin menambahkan anjuran pada perihal Batas Wilayah yang telah diutarakan oleh Champ kukimonsta. Bagi yang menggunakan tipe segment Runway/Taxiway sebagai penanda batas wilayah suatu daerah, harap mengikuti proses 3rd Degree Protection berikut:
1st Degree - Segment Name: Pilih opsi NONE pada City name, dan input street name “Batas Wilayah Kecamatan XXX - XXX”. Seragamkan urutan penulisan wilayah XXX - XXX dengan cara wilayah Utara ke Selatan (atas~bawah), atau Barat ke Timur (kiri-kanan).
2nd Degree - Segment Type: Pilih tipe Runway/Taxiway, Direction Unknown, Elevation 9, Lock tertinggi. Silakan hubungi Champs.
3rt Degree - Segment Connection: Samasekali tidak menyambungkan segment batas wilayah dengan segment apapun (node junction) dan dengan sengaja kita bentuk segment batas wilayah tersebut menjadi sebuah LOOP yang besar. Silakan lihat keterangan Loop di laman Junction Style Guide.
Semua proteksi diatas mempunyai tujuan utama yaitu agar batas wilayah tidak digunakan oleh Waze engine sebagai bagian dari routing. Waze Indonesia memang sedang berbenah memetakan nama wilayah yang benar di seluruh Indonesia sehingga perlu kehatian-hatian dan keseragaman dalam proses pembuatannya. Semoga membantu. Terimakasih.
Untuk kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, Medan, dan “major cities” di Indonesia, TIDAK PERLU dipecahkan sampai tingkat kecamatan.
Sewaktu menamakan kota, harap diperhatikan juga reasonabilitynya. Contoh, jika ada lebih dari 2 kota Lembang, Lembang mana yang akan terpikir oleh Wazers? Apakah Lembang di Bandung, atau di kabupaten lain? Kota yang lebih cepat terpikirkan oleh Wazers tidak perlu dinamakan ulang.
Berikut adalah tabel daftar city names yang telah disetujui secara konsensus oleh Komunitas Waze Indonesia. Anda bisa memberi komentar (comment) jika ada nama yang salah. Silakan dibookmark sebagai acuan. Semoga berguna. Terimakasih.
Sebagai referensi tambahan, terkait dengan Penamaan Kota dan Kecamatan (berikut pembuatan batas kecamatan) yang telah diutarakan diatas oleh Champ Kukimonsta dan Ci2212, untuk mempermudah pembuatan batas kecamatan tersebut selain peta resmi, google map dan sumber lainnya, tidak ada salahnya sebagai salah satu referensi… silahkan teman-teman mengakses WEB GIS-nya Kementrian Pekerjaan Umum, sebagai pembanding.
Web GIS tersebut cukup gampang digunakan, dan cukup user friendly. Silahkan di klik ke http://sigi.pu.go.id/dev/webgis
Penggunaannya cukup mudah, setelah peta muncul… dibarisan bawah silahkan klik tulisan BATAS & PUSAT ADMINISTRASI, kemudian centang batas kecamatan. Selanjutnya silahkan di zoom di area yang hendak teman-teman cari batas dan nama kecamatannya. Peta GIS ini juga dilengkapi dengan peta dasar yang berbeda2 untuk mempermudah kita dalam menggambar batas kecamatan, silahkan dicoba di klik PETA DASAR, maka akan terlihat beberapa pilihan peta dasar untuk lebih mempermudah kita.
Gan, request dong, untuk Depok juga penamaan kota berdasarkan kecamatan, soalnya ada banyak nama yang mirip, jadi sering bingung saat memasukkan nama jalan, jadi muncul terlalu banyak opsi yang harus dilihat satu-satu
penamaan kota (cityname) saat ini
adalah sesuai konsensus yang telah disetujui oleh Komunitas Waze Indonesia
sehingga nama kota yang dicantumkan harus mengikuti penamaan tersebut.
pemberian nama kota yang tidak mengikuti konsensus
akan mengacaukan penamaan yang sudah ada
sehingga merusak integritas peta yang telah terbentuk
penamaan untuk wilayah Kotamadya adalah sesuai nama Kotamadya
sedangkan untuk Kabupaten dinamakan untuk setiap wilayah Kecamatan
karena kota Depok ber-status Kotamadya maka nama kota yang dicantumkan adalah Depok
kesamaan nama kota ataupun kecamatan
telah dijadikan pertimbangan saat pembuatan konsensus bersama tersebut
sehingga nama kota yang sama telah dibuatkan pembeda.
silakan dibaca topik ini dari awal untuk melihat history dan link daftar nama kota