Tanya Tentang Landmark

Landmark yang boleh diisi apa saja ya? Apakah yang besar2 saja macam supermarket? Mall?
Atau yang kecil2 seperti warung juga perlu diisi?
Atau bahkan seperti bengkel tambal ban?
Btw landmark yang berada di bawah landmark bagaimana? Semisal sebuah komplek, di dalamnya ada supermarket, masjid dll
Thanks

Halo bro, kalo boleh usul, baiknya landmark ditulis hanya gedung-gedung yang besar saja dan nama gedungnya saja. Kalau terlalu kecil ada kemungkinan terlewat di sistem GPSnya, misal ada soto mie favorit saya cuman keliatan titik aja di zoom 100 m/200 ft (recommendation view utk ngeliat editan kita bisa terbaca jelas oleh GPS atau ngak), pas dicari dgn gadget kagak keliatan. Hal kedua yah jangan bertumpuk, sistem Waze bingung nanti. Wong jalan dempet aja kadang2 salah dibaca apalagi landmark, karena Waze memprioritaskan data jalan dibanding landmark (pengalaman saya membandingkan waktu hasil muncul di apps utk editing landmark dan jalan yg dibuat pd periode waktu bersamaan, correct me if Im wrong though). Kalau ada beberapa gedung dalam satu kompleks industri atau kantor atau komersial lainnya baiknya dipisah2 selama memungkinkan. Contoh: Gedung2 pada komplek Plaza Indonesia (Bunderan HI, Jakarta). Oh ya masukkan juga nama city di alamat landmark <– ini ada kaitannya dengan fitur search di Waze apps. Semoga membantu bro.

Ride on!

Sistem landmark / POI di waze agak ribet sebenarnya, kenapa pake square, bukan berupa point saja, ya sudah lah, negatifnya landmark akan bertumpuk2 jadi satu dan tidak akan bisa dibuat di map editor (contohnya sebuah Mall, di dalam Mall ada toko)

Berarti Waze ini lebih mendukung ke arah perjalanan wazer dan real time reporting ya (misal kemacetan), padahal salah satu software GPS yang paling disukai itu fiturnya adalah banyaknya POI :mrgreen: memang ada fitur searching lewat POI foursquare, tapi sering banget melenceng :cry: karena user yang buatnya tidak menyalakan GPS CMIIW

Salam Wazer

Akhir-akhir ini di WME saya melihat makin banyak landmark sampah di Waze, seperti “Rumah Keluarga Besar xxx,” dan kemarin ketemu “xxx’s Hookers Mess.” (Seriously? :|) Sepertinya dengan semakin banyak editor lokal di daerah tersebut, semua macam landmarks dimasukkan tanpa mengerti konsekuensinya.

Terus kemarin malem ketemu thread ini, udah agak lama sih: http://www.waze.com/forum/viewtopic.php?f=129&t=38934. Menurut saya, it’s a good idea buat menjalankan ini. Banyak PoI dan Landmark di Waze yang sebenarnya sudah dihandle di 4S, dan kadang-kadang mau input landmark di Waze Search pun gak keluar, walaupun ada.

Saya tidak pernah lihat ada formal discussion mengenai ini sih di Forum Indonesia, jadi itu kenapa saya bawa ini.

Inputs?