Updating Wiki Waze Indonesia

hi Kuki,

So far so good. Your works on Indonesian Waze wiki are splendid. Oh well, since this is an Indonesian forum, I think it’s okay to speak / write in Bahasa Indonesia. After all, we are directed to be a self-managed community.

Saya mengusulkan level ketegasan kita dalam mengolah panduan atau larangan untuk rekan2 editor lain. Apakah kita memakai level loose, medium atau tight? atau mixed? Contoh: menurut saya hal seperti format nama jalan… lebih baik gunakan kalimat “tidak diperbolehkan” dibanding “tidak disarankan”. Meskipun kata tidak disarankan mungkin lebih halus, tapi kalo ketemu editor yang ngeyel :slight_smile: akan ada kemungkinan semua panduan itu akan diacuhkan. Level ketegasan yang kita semua (champs dan Mod setujui) pasti akan berpengaruh pada pertimbangan dan keputusan kita dalam mengembangkan komunitas Waze ini.

Saya ngak tahu lebih besar mana jumlah editor yang membaca wiki waze dalam bahasa Indonesia dibandingkan dengan membaca forum. Tapi yang pasti, informasi pada wiki ini saya sarankan bisa dipost di forum dan mungkin digabung dgn panduan2 yang bro Trev telah buat dahulu.

Beberapa saran utk wiki page:

  1. Angka 1, 2, 3, 4, 5, 6…etc sebetulnya berasal dari Arabic numeral. Silakan dilihat di http://en.wikipedia.org/wiki/Arabic_numerals
  2. Doktor semestinya ditulis dgn kapital DR; kalau hanya dokter (medical) baru ditulisnya Dr
  3. cities: perubahan kalimat dari “Dalam kasus tertentu dimana sebuah nama kota terdapat di berbagai propinsi, penamaan kota tersebut menjadi Kota (Propinsi).” menjadi “Dalam kasus tertentu dimana terjadi kesamaan sebuah nama kota di suatu propinsi dengan propinsi lainnya, harap penamaan kota dilengkapi menjadi Nama Kota (Nama Propinsi)”. Kalau bisa sih ada contohnya.

Kalau boleh, berhubung ini closed thread dan kita semua akan bekerjasama banyak kedepannya, saya terus terang lebih comfortable utk memanggil nama sebenarnya dan bukan nama username. Jadi serasa bercakap2 dgn robot kalo pakai username :smiley: . Oh ya silakan hubungi email saya kalo ingin melihat contoh template yg digunakan utk self-management AM approval. Kita explore lagi kalau dah ada input dari Champs lainnya. Thx, Ride On!

Chris

Dear Kuki,

saya menemukan sebuah halaman di wikipedia Indonesia yang membahas penyebutan nama yang sama antara kota dan solusinya. Bisakah kita jadikan acuan untuk WME? Silakan dilihat di http://id.wikipedia.org/wiki/Wikipedia:Permohonan_pendapat/Penamaan_artikel_kabupaten_dan_kota_di_Indonesia . Thx

Ride On!

I’ve finished the Landmark guide. Please review and provide feedback.

Can! However, it will take a lot of effort to the Kabupaten/Kota disambiguation. So we just use this:

Kabupaten/kota yang memiliki nama sama tetap ditulis namanya saja, namun harus di-disambiguasi. Misalnya: entri Malang akan di-disambiguasi ke entri Malang (kabupaten) dan Malang (kota).

So for example, for Tangerang, just put Tangerang first, instead of Tangerang (Kabupaten) and Tangerang (Kota). It will be a nightmare to fix all segments that are in the Regency. :?

Hi Kuki,

Di halaman wiki landmark ini saya mengusulkan entri penjelasan luas landmark yang dapat tertampil di app. Check out these pages http://www.waze.com/wiki/index.php?title=Landmarks_by_Type_(US)#Minimum_landmark_size dan https://www.waze.com/wiki/index.php/Your_Rank_and_Points?title=How_to_label_and_name_landmarks_(United_Kingdom)#Landmarks_types_that_should_NOT_be_added_to_the_Map

Secara penomoran, sub-point harap ditulis 4.1, 4.2, 5.1, 5.2 dst

Beberapa usulan lainnya dari saya adalah

  • Apakah ada alasan tertentu Taman di komp. perumahan tidak diperbolehkan? Apakah hal ini berlaku di negara lain juga? Argumen saya sih, taman membantu Wazer untuk memperkirakan lokasi ia berada/tuju terutama dalam komp. perumahan yang nama jalannya belum ada.
  • Sertakan gambar kalau bisa, terutama di point2 yang agak membingungkan seperti:
    Transportasi 1.10 - Jembatan Besar
    Transportasi 1.13 Ferry sebetulnya ada. Bro Trev mengadopsi cara Wazer UK merutekan jalur feri dengan menggunakan secondary road. (https://world.waze.com/editor/?zoom=3&lat=-5.92304&lon=105.98615&layers=TBFTFFTTTTFTTFTFTFTTTTTTFT
  • Leisure lebih tepat diterjemahkan menjadi Tempat Bersenggang
  • point kayaknya tertukar tempatnya, seperti 2.1 Museum - tanda Rest Area?
  • Fasilitas Olahraga - ditambahkan penjelasan “lapangan olahraga kompleks perumahan jangan ditandai sebagai stadion/fasilitas olahraga. Kalaupun ingin ditandai sebaiknya sbg Taman saja.”
  • Alam - poin 1 (Pulau) dan 7 (zona bahaya) tetap diadakan, karena pulau2 di Indonesia bisa terpetakan , sedangkan zona bahaya akan berguna pada jalan2 yang berada di daerah rawan bencana (kaki gunung dan sekitarnya).
  • Setau saya, Fitur search di app belum berfungsi untuk Indonesia, bahkan Gas Station sekalipun. Jadi penjelasan2 tentang diatur oleh search POI sebaiknya dihilangkan saja, dan pembuatan landmark2 tersebut menurut saya tetap sah (Bank, SPBU, dll)
  • Ganti kalimat “mengotorkan tampilan Waze” dengan “membebani kinerja aplikasi Waze sendiri”

Demikian usulan2 saya. Terimakasih

Chris,

  • OK, akan dicek yang soal landmarks di US dan UK. Tapi anehnya, kenapa size di US dan UK beda yah? 50m untuk US, 40m untuk UK.
  • Soal numbering, itu format dari mediawiki. Mereka tidak support nested numbering. :frowning: Itu juga gak enak dilihat sewaktu dibuat.
  • Taman di kompleks perumahan biasanya dari pengalaman saya di WME, tidak pernah diberikan nama. Hanya ‘Park,’ :expressionless: Karena itulah kenapa sebaiknya tidak digunakan.
  • Hmm, baru pernah saya lihat yang Ferry Lane. Hanya saja, ini kan untuk Landmarks, dan di contoh Trev tidak digambar Ferry Lane. Jadinya teorinya Landmarknya tidak dipakai. Begitu :slight_smile:
  • Untuk Bridge, Leisure, &c., saya adopsi dari WME’s ID version. Honestly sih, saya gak pernah pakai, biasanya English aja. :slight_smile:
  • Gak koq. di landmark kan Museum/Visitor Center/Monument. Biasanya di US itu Rest Area merupakan visitor center. Makanya saya adopsi itu.
  • Good point soal ‘fasilitas olahraga kompleks.’ Akan ditambahkan.
  • Island/Danger Zone - OK. Akan ditambahkan.
  • Fitur Search di App bisa dijalankan, dan biasanya yang dikeluarkan itu hasil yang dari Foursquare. Kenapa saya pikir Bank dll itu tidak penting, karena biasanya Editors yang membuat landmark Bank dll, hanya mencantumkan nama Banknya saja, tanpa pernah menandakan cabang &c. Personally, saya pikir itu useless, karena tidak membantu juga.
  • “Mengotorkan tampilan Waze” - Saya selalu menulis sesuatu dalam English, makanya grammar Indonesia saya agak aneh. Kemarin pas membuat Wiki entrynya pun sepertinya aneh. Nanti diperbaiki.

Terus saya akan tambahkan istilah Englishnya juga untuk semua landmark, soalnya mungkin tidak semua editors memakai versi Indonesianya.

Chris,

Sudah diupdate yah Wikinya.

Hi Kuki,

wiki page mana yang diupdate? apakah hanya page landmark saja? Kalau iya, saya ada beberapa usulan:

  1. Untuk luas landmark, kita pakai standar UK saja, berhubung data Indonesia tersimpan di farm server yang sama (world.waze.com). Plus untuk memudahkan editor, tambahan contoh luas yang bisa dimasukkan adalah SPBU Pertamina. Minimal luas SPBU Pertamina di jalan utama adalah 1.800m2, sedikit lebih besar dari 40x40, jadi kurang lebih ada acuan saat editing. Silakan lihat di http://spbu.pertamina.com/spbu.aspx

Bukankan inisial pencarian POI dilakukan pada database Waze dahulu, baru kalau tidak ditemukan sistem beralih ke database lain? Setelah mencoba di app, hasil result yang keluar selalu hasil dari Foursquare. Jadi kemungkinan besar memang database POI Waze belum diaktifkan di Indonesia. Tapi, menurut saya tidak ada salahnya database POI Indonesia dilengkapi sebanyak2nya sehingga pada saat Waze Inc membuka fitur itu, kita sudah siap. (Masih menunggu konfirmasi dari Ori atas perihal search feature di app)

  1. Rest Area di Jalan tol… lebih besar kemungkinan pengemudi di Indonesia datang ke rest area untuk mengisi bensin (atau kebelet pipis :lol: ). Jadi menurut saya lebih tepat kalau menggunakan jenis landmark Gas Station. Saya rasa kita boleh memodifikasi jenis landmark sesuai kebutuhan di Indonesia.

Bagaimana menurut Kuki? Oh ya, saya juga mengusulkan pada Ori untuk meng-disable kan fungsi Camera report di apps Waze Indonesia. Itu baru namanya ngotorin map WME dan ngak ada manfaatnya :smiley:

Ride On!

PS: apakah halaman wiki yang lain sudah diedit juga?

Saya baru ganti yang Landmark. Baru sempat yang itu.

  1. OK, entar ditambahkan.
  2. Ini tipe landmark yang mana yah?
  3. OK. Bisa diganti lagi wikinya supaya balik ke Gas Station

Dear Champs Indonesia,

Saya membuka topik ini untuk menampung usulan update halaman Wiki Waze Indonesia. Kukimonsta sudah memulainya di topic lain, sehingga supaya pembahasannya tidak bias, thread2 yang sudah ada dipindahkan ke topik ini. Ditunggu masukan2nya. Terimakasih

Ride On!
Chris

Hi Kuki,

Sori, mungkin saya kurang begitu jelas tentang POI database yang dimaksud. Maksud saya, kalau kita di app ada fitur Categories kan? Nah, kalo search dari situ, hasil yang dikeluarkan selalu dari 4Square. Itulah yang maksud saya pencarian POI belum datang dari POI di Waze (Bukan dari fitur Search di Navigation). Berita itu ternyata benar karena setelah ditanyakan ke ORI, default set up categories search datang dari database 4Square (minimal di Indonesia). Katanya sih mereka akan mencoba mengubahnya menjadi POI Waze yang dibuat di WME. Tapi saya belum mendapat jawaban balik. Pemikiran saya, kalau editor bisa memperbanyak POI di WME selengkap2nya, pada saat akses tersebut dibuka, POI WME akan sangat bermanfaat. Silakan para Champs lain menyumbangkan pemikiran2. Terimakasih. Ride On!

Chris

Saya mengusulkan agar laman Best map editing practice bisa dimplementasikan di wiki Indonesia, terutama pada bagian :

Bagian tadi bisa mendasari banyak pengambilan keputusan pada saat melakukan map edit…

Boljug tuh. Gak tau kalian pernah liat apa gak, tapi banyak editors, even L3 editors, gak aware bahwa segments jalan yang sama dengan nama yang berbeda sama dengan segments berbeda. banyak best practice tips yang harus kita tambahkan sih. Nanti ditambahkan dah.